CILACAP– Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mendorong
kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan rawan narkoba melalui program
pemberdayaan alternatif. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis
(Bimtek) *Life Skill* yang digelar di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan,
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada 17–19 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan
Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN ini diikuti oleh 50
peserta. Mereka terdiri dari generasi muda, masyarakat kurang mampu, serta
kelompok masyarakat yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan
keterampilan masyarakat agar memiliki sumber penghidupan yang produktif. Dengan
demikian, ketahanan diri dan lingkungan masyarakat terhadap ancaman
penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba dapat semakin diperkuat.
Pada hari ketiga pelaksanaan, fokus materi diarahkan pada
praktik kewirausahaan di bidang peternakan ayam petelur. Peserta dibekali
pengetahuan komprehensif mengenai pengelolaan usaha peternakan yang efektif dan
berkelanjutan, mencakup aspek produksi hingga pengembangan usaha.
Materi yang disampaikan meliputi penyusunan strategi bisnis
menggunakan pendekatan *Business Model Canvas* (BMC). Peserta diajarkan untuk
mengidentifikasi segmen pelanggan, nilai produk yang ditawarkan, saluran
distribusi, hubungan dengan pelanggan, hingga sumber pendapatan usaha.
Pemahaman mengenai sumber daya utama, kemitraan strategis, dan pengelolaan
biaya operasional juga ditekankan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Tak hanya se teori di dalam kelas, peserta juga diajak
melakukan praktik lapangan langsung di lokasi peternakan ayam petelur. Kegiatan
ini memberikan pengalaman nyata mengenai teknik pemeliharaan ternak,
pengelolaan pakan, pencatatan produksi, hingga tata kelola usaha yang baik
(*good corporate governance*).
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas kewirausahaan,
peserta turut dibekali keterampilan pembukuan sederhana. Materi ini mencakup
pencatatan transaksi harian, laporan produksi, perhitungan harga pokok produksi
(HPP), serta penyusunan laporan keuangan usaha. Melalui pembekalan ini, peserta
diharapkan mampu mengelola usaha secara lebih terukur, transparan, dan
profesional.
Melalui kegiatan ini, BNN berharap peserta tidak hanya
memperoleh keterampilan teknis semata, tetapi juga mampu mengembangkan usaha
produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat
sekitar.
Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan *life skill*
menjadi salah satu strategi konkret BNN dalam menciptakan masyarakat yang
mandiri, produktif, dan tangguh terhadap ancaman narkoba. Kegiatan di Kabupaten
Cilacap ini sekaligus menjadi wujud komitmen BNN dalam mendukung pembangunan
sumber daya manusia, sehingga masyarakat di kawasan rawan memiliki kesempatan
lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan berpartisipasi aktif
mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Sumber:

0 comments:
Posting Komentar